WaLLs On Bumi Mina Tani - The Life in The World Cyber

Pemuda Desa Ngarus dan Puri Menolak Penutupan Karaoke

PATI-Setelah warga meminta penutupan tempat hiburan karaoke di Plasa Puri. Senin (24/3) kemarin sekitar 80 orang pemuda yang mengaku dari Desa Ngarus dan Desa Puri, Kecamatan Pati meminta tempat hiburan malam ini tidak ditutup.tolak penutupan tempat karaoke
Alasan yang dikemukan perwakilan warga yang hadir di Kantor Satpol PP, Sus Apriyadi, warga Desa Ngarus, Kecamatan Pati, tempat karaoke ini merupakan sumber penghasilan mereka. Sebagian dari warga mengantungkan hidup dari tempat hiburan ini, mulai bekerja sebagai tukang parkir, pelayan, dan penjaga tempat karaoke.
Kedatangan sebagian warga Desa Ngarus dan Desa Puri ini diterima Kepala Kantor Satpol PP, Puji Priyono, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu (Kayandu), Asmaun, Kabag Humas, Edy Purnomo, dan Kasatintelkam AKP Jenda Pulung. Warga melalui perwakilannya ini menyampaikan keresahan yang dialaminya.
“Kami merasa keberatan dengan adanya penutupan tempat hiburan karaoke yang berada di Plasa Puri. Karena, tempat hiburan ini sebagai tempat matapencaharian kami sehari-hari,” uajr Sus Apriyadi.
Selain itu, penutupan tempat karaoke ini dikhawatirkan menjadikan konflik antara pengusaha karaoke dengan sebagian warga Desa Ngarus. Intinya, puluhan pemuda yang hadir ini merasa keberatan dengan rencana penutupan tempat hiburan malam.
Menanggapi persoalan ini, Kepala Kantor Satpol PP, Puji Priyono, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini masih mengkaji keberadaan tempat karaoke tersebut. Pertimbangan yang dilakukan tentang ketentuan perijinan dan kondisi tempat karaoke tersebut, keberadaannya akan menganggu ketentraman masyarakat.
“Untuk memutuskan kebijakan soal penutupan tempat karaoke, pemerintah perlu melakukan beberapa pertemuan lagi. Nanti akan diundang berbagai kelompok, termasuk para pemilik toko yang ada di sekitar pertokoan Puri,”terang Kepala Kantor Satpol PP. pengarahan Satpol PP
Sedangkan, Kasatintelkam Polres Pati, AKP Jenda Pulung meminta puluhan pemuda ini tidak berfikir untuk kepentingannya sendiri. Pemuda yang hadir diminta juga memahami situasi keberadaan tempat karaoke yang meresahkan masyarakat sekitarnya.“Kita juga harus melihat kepentingan orang lain, apakah keberadaan tempat karaoke di sekitar Puri dan Ngarus telah mengganggu warga lain atau tidak,”imbuhnya.
Selain itu, dia menyesalkan kedatangan para pemuda ini tidak memberitahukan kepada pihak kepolisian. Kasatintelkam mengatakan bisa membubarkan aksi yang dilakukan puluhan pemuda ini. Tetapi, dengan kebijaksanaan dengan pertimbangan penyampaian aspirasi, AKP Jenda Pulung bisa menerima warga yang datang ke Satpol PP untuk berdiskusi permasalahan tempat hiburan malam ini. (ris)

Keterangan Foto:
Perwakilan pemuda membacakan pernyataan menolak penutupan tempat karaoke.
Warga Desa Ngarus mendengarkan pengarahan dari Kepala Satpol PP.

Leave a Reply

Archives

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Other

Syndication