WaLLs On Dot CyBeR MeDiA http://indocarding.net/blog WaLLs On Bumi Mina Tani - The Life in The World Cyber Sat, 26 Jul 2008 11:18:57 +0000 http://wordpress.org/?v=2.8.4 en hourly 1 INSTAL WINDROP http://indocarding.net/blog/2008/07/26/instal-windrop/ http://indocarding.net/blog/2008/07/26/instal-windrop/#comments Sat, 26 Jul 2008 11:18:57 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/07/26/instal-windrop/ CARA BUAT WINDROP

Bila anda tidak punya shell linux untuk buat eggdrop, windows juga bisa digunakan untuk eggdrop.
silahkan cari file windrop, coba cari di google dengan keyword : windrop

cari windrop

setelah ketemu kemudian anda download dan di simpan di folder anda, misal D:\WaLLz\

simpan di folder anda

Setelah selesai anda download, silahkan anda instal windrop tersebut di folder anda dengan klik extract,
misal D:\WaLLz\windrop\

silahkan extract

Setelah anda instal, anda menemukan folder windrop di folder anda.
Silahkan masuk ke folder windrop tersebut

folder windrop

masuk folder windrop

Langkah selanjutnya adalah

- membuat file config untuk windrop tersebut,
bisa anda download di http://indocarding.net/tcl/WaLLs.cfg ,
kemudian simpan di folder windrop terserbut. Misal D:\WaLLz\windrop

bot config

- download script tcl, bisa anda download di http://indocarding.net/tcl/WaLLs.cfg
kemudian simpan di folder Scripts di dalam folder windrop.
misal D:\WaLLz\windrop\scripts

script tcl

Kemudian anda edit file WaLLs.cfg dengan notepad atau wordpad,
setelah selesai anda edit file WaLLs.cfg kemudian simpan/save.

dengan notepad atau wordpad
edit bot config

cari ip komputer

edit bot config

edit bot config

Bila file bot config sudah selesai di edit dan disimpan, berikut bentuk file config yang sudah jadi

file config sudah jadi

file config sudah jadi

Langkah terakhir adalah menjalan windrop
- buka command prompt
- ketik perintah dos untuk masuk ke folder windrop tersebut
- jika sudah masuk ke folder windrop, silahkan anda jalankan windrop tersebut,
dengan perintah: eggdrop -m bot.cfg
misal dengan perintah: eggdrop -m WaLs.cfg

perintah dos

perintah menjalankan windrop

Selamat mencoba dan berkarya.

Best Regard’s

WaLLz / WaLLs
admin@indocarding.net
( Founder PATI@DaLNet )

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/07/26/instal-windrop/feed/ 0
Warnet di Kabupaten Pati http://indocarding.net/blog/2008/04/13/warnet-di-kabupaten-pati/ http://indocarding.net/blog/2008/04/13/warnet-di-kabupaten-pati/#comments Sun, 13 Apr 2008 10:00:05 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/04/13/warnet-di-kabupaten-pati/ Kabupaten Pati sebagai kota pensiunan akhirnya ter-infeksi dengan adanya bisnis usaha warnet. Menurut saya sendiri, bisnis warnet itu merupakan bisnis yang memerlukan biaya operasional banyak meskipun dengan laba atau keuntungan yang di dapat hanya sedikit. Tapi tak apalah bagi mereka yang punya modal banyak dan mempunyai keinginan agar nggak GAPTEK.
Sebenarnya kerja’anku masih banyak yang belum terselesaikan, tapi tak apalah ada teman yang memerlukan bantuan, lagian pula rumayan dech tambahan untuk isi dompet.
Setelah 10 (sepuluh) unit PC baru dengan procesor intel celeron, hardisk sata 80 Gb, ram 512, CD room, webcam dan headset telah siap untuk di instal OS (operating system).
Kemudian setelah 10 unit pc itu kelar, maka selanjutnya instal komputer kasir dengan intel pentium core2duo dengan ram 2 gb, hardisk 160 gb, dan dilengkapi CDRW plus DVDRW.
Wah ternyata belum selesai, masih bikin jaringan LAN dengan kabel utp yang terhubung ke hub DLink, wah ternyata capek juga, sampe lupa makan tapi cerobong asap sepur terus keluar dari mulut yang di sertai beberapa botol mizone dingin, seger tenan rekkk!!!
Semua komputer sudah siap terkoneksi dengan antar client, saatnya pasang akses internet telkom speedy. Sebelumnya modem ADSL DLink di setup mode bridge kemudian aku setup lagi dengan mode PPPoE dengan ip modem 192.168.1.1 , selanjutnya komputer client tinggal ngurutin ip dari modem ADSL DLink, misal ip komputer 1 = 192.168.1.2 , komputer 2 = 192.168.1.3 …. dan seterusnya sampe range 192.168.1.255 .
Ternyata setelah semuanya selesai masih ada yang kurang juga, yaitu sebuah router. Modem ADSL sebenarnya memang sudah berfungsi sebagai router, tapi masih kurang di bandwitch managemen dan webproxy serta firewall. Kali ini pake PC intel pentium 4 , ram 512 Mb, harddisk 20 gb, telah siap untuk di instal OS yang berfungsi sebagai router.
Akhirnya selesai sudah pekerjaanku untuk membuat salah satu warnet yang berada di Kabupaten Pati dengan akses speedy dari PT. Telkom.

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/04/13/warnet-di-kabupaten-pati/feed/ 0
Komisi A DPRD Kabupaten Pati Akan Panggil Pengusaha Warnet Terkait Situs Porno http://indocarding.net/blog/2008/03/30/komisi-a-dprd-kabupaten-pati-akan-panggil-pengusaha-warnet-terkait-situs-porno/ http://indocarding.net/blog/2008/03/30/komisi-a-dprd-kabupaten-pati-akan-panggil-pengusaha-warnet-terkait-situs-porno/#comments Sun, 30 Mar 2008 15:58:35 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/30/komisi-a-dprd-kabupaten-pati-akan-panggil-pengusaha-warnet-terkait-situs-porno/ PATI-Maraknya anak-anak yang dibawa umur yang leluasa membuka situs porno di warnet. Komisi A DPRD Pati berencana memanggil pengusaha warnet di Pati untuk mendukung pemblokiran situs porno.
“Sekarang anak-anak SD dan SMP sudah banyak yang datang ke warnet. Namun, ada yang mereka kerjakan, kebanyakan melihat situs-situs orang dewasa yang sebenarnya tidak layak menjadi konsumsi anak-anak,” ujar Adjie Sudarmadji, Ketua Komisi A DPRD saat ditemui kemarin.
Adanya fenomena ini, dia sangat mengkhawatirkan generasi anak muda yang rusak akibat situs porno. Karena, akhir-akhir ini marak dengan kasus pesta seks bebas di kalangan pelajar.
Padahal, menurutnya, kemajuan teknologi digunakan untuk hal yang positif. Keberadaan warnet, imbuhnya dapat dimanfaatkan mencari tugas dari sekolah. Bahkan, bisa berlatih bahasa asing dengan memanfaatkan keberadaan warnet.
“Kenapa mereka harus mereka membuka situs-situs porno, kalau mereka bisa memanfaatkan khan bisa bertukar informasi dengan negara lain dan generasi kita bisa lebih pandai. Bukan membuka situs yang tidak-tidak generasi akan semakin rusak,” papar Ketua Komisi A.
Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mengumpulkan pengusaha warnet untuk memblokir situs porno. Hal ini dilakukannya, untuk membatasi akses anak-anak dan remaja membuka situs porno.
Meski saat ini pemerintah sedang gencar melakukan pemblokiran situs porno, terangnya masih membutuhkan dukungan dari pengusaha warnet. Sebab, tanpa dukungan dari pengusaha warnet, pemerintah akan kecolongan terhadap situs porno.
“Kemajuan teknologi ini sangat cepat, para penguna warnet tidak akan mudah menyerah begitu saja untuk mengakses situs porno. Kalau tanpa adanya dukungan, hal ini akan semakin sulit terwujud,” tandasnya. (ris)

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/30/komisi-a-dprd-kabupaten-pati-akan-panggil-pengusaha-warnet-terkait-situs-porno/feed/ 0
Internet Hotspot Simpang Lima Kabupaten Pati Terancam Tamat http://indocarding.net/blog/2008/03/25/internet-hotspot-simpang-lima-terancam-tamat/ http://indocarding.net/blog/2008/03/25/internet-hotspot-simpang-lima-terancam-tamat/#comments Tue, 25 Mar 2008 11:10:04 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/25/internet-hotspot-simpang-lima-terancam-tamat/ PATI-Keberadaan area hotspot di alun-alun Simpang Lima Pati terancam berhenti. Pasalnya, tidak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tentang keberadaan tehnologi informasi.
Pemasangan hotspot ini, Agus Wiyono, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Tunas Harapan Pati berkat kerja sama dengan PT Telkom cabang Pati. Sedangkan, Salza Plaza turut membantu tempat pemasangan dan jaringan listrik antena hotspot ini.Siswa sedang asyik menikmati area hotspot di SMK Tunas Harapan Pati
“Pemasangan hotspot ini awalnya untuk memancing pemkab untuk respon terhadap kemajuan tehnologi informasi. Tetapi, sampai saat ini tidak ada tanda-tanda respon positif untuk pemberdayaan masyarakat agar tidak ketinggalan informasi,” ujar Agus Wiyono.
Dia mengatakan pemasangan ini sejak 6 Februari lalu. Kontrak kerja sama antara SMK Tunas Harapan dengan PT Telkom akan berakhir 6 April mendatang. Perjalanan kerja sama ini berlangsung selama dua bulan.
Area hot spot ini bisa menjangkau radius 200 meter. Sebetulnya, imbuhnya kantor Pemkab Pati yang berada di samping pemasangan ini bisa memanfaatkan adanya hot spot. Ternyata, perkiraan Agus Wiyono tidak terbukti, pemkab dan DPRD antipati terhadap area hotspot.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas ini menerangkan area hotspot ini bisa diperpanjang lagi. Asalkan, ada komunitas pengemar tehnologi mengajukan kepada Bupati Pati. “Selanjutnya dengan persetujuan bupati dan bupati mau mengajukan ke Telkom, akan diperpanjang. Sebenarnya proses ini cukup mudah,” paparnya.
Selain tidak ada perhatian yang cukup serius, dia menilai masih juga terjadi kelemahan dalam penerapan area hotspot ini. Keterbatasan masyarakat Pati yang memiliki alat untuk mengakses hotspot. Begitu juga keterbatasan SDM yang dimiliki Pati tentang teknologi informasi.
“Sering kali ada anggapan bahwa masyarakat Pati ini susah untuk di ajak maju. Sebenarnya, kalau mau memanfaatkan area hotspot gratis ini, masyarakat cukup diuntungkan,” tandas Agus Wiyono. (ris)

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/25/internet-hotspot-simpang-lima-terancam-tamat/feed/ 4
Tak Puas, Kantor Kades Diisi Ranting Bambu http://indocarding.net/blog/2008/03/25/tak-puas-kantor-kades-diisi-ranting-bambu/ http://indocarding.net/blog/2008/03/25/tak-puas-kantor-kades-diisi-ranting-bambu/#comments Tue, 25 Mar 2008 10:54:44 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/25/tak-puas-kantor-kades-diisi-ranting-bambu/ PATI-Merasa tidak jawaban dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati atas demontrasi yang dilakukan sepekan yang lalu. Ratusan warga Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil Selasa (25/3) kemarin mengambil kursi kerja kepala desa di Balai Desa Trangkil.
Aksi yang dilakukan warga tidak hanya sekedar itu, ruang kerja kepala desa diisi dengan potongan pohon bambu. Kursi yang diambil warga bersama dengan 23 stempel ketua RT dan RW, diantarkan secara bersama-sama ke Kantor Kecamatan Trangkil.Ruangan kepala desa penuh dengan ranting bambu
Muhtamil, salah satu warga yang ikut menerangkan demontrasi yang dilakukan merupakan demontrasi secara spontanitas warga. Karena, janji yang diberikan oleh Pemkab Pati selama tujuh hari untuk memberikan keputusan tidak ditepati.
“Aksi ini merupakan rasa ketidakpuasan kami terhadap pemkab, karena tidak ada tindak lanjut atas demontrasi yang kami lakukan kemarin. Untuk tetap memberlakukan jabatan kepala desa hanya lima tahun tidak menjadi 10 tahun,” lanjut Muhtamil.
Dia mengatakan permasalahan kepala desa ini sudah lama. Namun, pemkab dinilai lamban menangani permasalahan yang dihadapi warga. Muhtamil menjelaskan, BPD saat itu sudah jelas tidak mengajukan perpanjangan masa jabatan kepala desa.warga demo
Hasil polling yang pernah dilakukan BPD saat akan mengajukan perpanjangan masa jabatan. Dia menjelaskan 96 persen, warga yang mempunyai hak pilih menyatakan menolak perpanjangan masa jabatan. Sisanya, dua persen abstain dan dua persennya lagi menyatakan mendukung perpanjangan masa jabatan.
Sedangkan, Sugiharto koordinator demontrasi lalu yang massanya mencapai sekitar 3.000 warga sedang menunggu jawaban dari Bupati, seperti yang dijanjikan sepekan yang lalu. Dia mendatangi kantor bupati untuk mendapatkan keputusan.
Sementara itu, Imam Supeno, sekretaris desa setempat mengaku sedang binggung untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Sampai saat ini (kemarid-red), saya masih berani memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kalau besok, tidak tahu lagi, karena stempel RT dan RW sebegai pengantar diserahkan warga ke Kecamatan,” imbuh Sekretaris Desa. (ris)

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/25/tak-puas-kantor-kades-diisi-ranting-bambu/feed/ 0
Mauludan Enggan Ditunggani Pilgub http://indocarding.net/blog/2008/03/25/mauludan-enggan-ditunggani-pilgub/ http://indocarding.net/blog/2008/03/25/mauludan-enggan-ditunggani-pilgub/#comments Tue, 25 Mar 2008 10:41:01 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/25/mauludan-enggan-ditunggani-pilgub/ PATI-Menjelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Juni mendatang, sekitar lima belas ribu jamaah dari Jama’iyyah Burdah Al Asyiq Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu tidak ingin di bawa ke arus politik praktis. Ribuan jamaah Senin (24/3) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin hadir di tengah lapangan Dukuh Pule, Desa Pundenrejo untuk memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW.KH Kholiq Nahrowi saat memberikan ceramah
Abdul Hadi, ketua panitia peringatan Maulud Nabi ini mengaku banyaknya tawaran dari calon gubernur untuk memasang tanda gambar dalam acara ini. “Kami tetap menolak tawaran calon gubernur, karena kegiatan ini bersifat keagamaan dan sosial,” lanjut Abdul Hadi.
Peringatan tanda gambar ini, imbuhnya para calon bersedia membayar dengan mahal. Tetapi, panitia dan jamaah yang diasuh KH Ali Khumaidi ini tidak akan bergeming dengan tawaran yang disampaikan.
Namun, jika calon gubernur dan wakil gubernur datang dengan sendirinya. Para penyelenggara tidak akan melarangnya. Karena, calon guberbur ini tidak diundang, mereka akan tetap diberlakukan seperti jamaah lainnya yang hadir di tengah lapangan.
“Kami tidak pernah mengundang pejabat untuk hadir. Begitu pula jamaah yang hadir ribuan ini tidak kami undang juga. Jadi tidak masalah, kalau mau datang dengan sendirinya,” paparnya.
Banyaknya jamaah yang hadir dalam peringatan Maulud Nabi Muhammad ini, sebab setiap malam Senin di rumah KH Ali Khumaidi banyak jamaah yang hadir untuk mengikuti pengajian. Pesertanya, juga tersebar di Provinsi Jawa Tengah.
Ribuan jamaah yang hadir ini mendengarkan ceramah dari KH Kholiq Nahrowi asal Sarang, Rembang. Sebelumnya, sekitar 40 anak se-eks Karisidenan Pati dikumpulkan untuk mengikuti sunatan masal.
“Acara khinatan masal ini sudah lebih dari 10 tahun, sebelum acara pengajian, kita selenggarakan kegiatan sosial. Ini sudah menjadi kegiatan rutinitas kita, setiap memperingati Maulud,” tandasnya. (ris)

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/25/mauludan-enggan-ditunggani-pilgub/feed/ 0
Melihat Kehidupan Juara Pildacil V Asal Pati (1) , Usia 11 Tahun Sudah Banyak Tawaran Berdakwah http://indocarding.net/blog/2008/03/25/melihat-kehidupan-juara-pildacil-v-asal-pati-1-usia-11-tahun-sudah-banyak-tawaran-berdakwah/ http://indocarding.net/blog/2008/03/25/melihat-kehidupan-juara-pildacil-v-asal-pati-1-usia-11-tahun-sudah-banyak-tawaran-berdakwah/#comments Tue, 25 Mar 2008 10:30:42 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/25/melihat-kehidupan-juara-pildacil-v-asal-pati-1-usia-11-tahun-sudah-banyak-tawaran-berdakwah/ Pati-Di tengah ribuan jamaah Jama’iyyah Burdah Al Asyiq tampil seorang bocah cilik bersama kawannya yang tergabung dalam Anida (kelompok bermain). Bocah cilik ini tak lain Qarin Aliya Saidah, juara IV Pidacil V yang digelar salah satu televisi swasta mengingatkan kepada para jamaah yang hadir untuk tidak melupakan seorang ibu.
Qarin sapaan akrabnya Senin (24/3) lalu, tampil bersama adiknya, Khamelia dan teman-temanya dalam acara Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW di Lapangan Sepak Bola Dukuh Pule, Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu. Bocah yang mengenakan gaun jiblab warna putih yang dipandu dengan kerudung merah tidak menunjukkan rasa grogi sedikitpun saat ribuan pasang mata yang menyaksikannya di atas panggung.qarin dakwah
Pengalamannya selama mengikuti Pidacil dan memberikan dakwah kepada para jamaah menjadikannya tampil percaya diri. Dalam acara ini, dia membawakan puisi tentang Sholawat Nabi dan menyanyikan lagu yang berjudul ibu.
“Surga berada di telapak kaki ibu. Maka, jangan sekali-kali kita membankang perintah ibu. Ibu telah mengandung, melahirkan kita dan mengasuh kita hingga seperti ini,” ujar Qarin.
Meski usianya baru 11 tahun, pengalamannya memberikan dakwah tidak dapat diragukan lagi. Siswa kelas V SD N Tayu Wetan 01, Kecamatan Tayu, hampir tiga kali setiap bulan memberikan ceramah.
Dia tampil dihadapan para jamaah berdasarkan panggilan dari jamaah. Namun, dari panggilan untuk memberikan dahwah ini tidak semua diterimanya. Qarin mengatakan masih ingin memfokuskan para dunia pendidikannya lebih dulu.
Bocah perempuan ini tidak hanya memberikan ceramah di Kabupaten Pati saja. Bahkan, luar kota dan luar pulau Jawa tetap dilakukan. Untuk bulan April mendatang, ada tiga tawaran untuk memberikan ceramah di Kalimantan.
Belajar berdakwah, anak pertama dari dua bersaudara ini mengaku dari ibunya. Sejak kecil dia sudah diajarkan membaca buku cerita pendek yang sifatnya keagamaan. Dari membaca dan diajari ibu dan guru sekolahnya, dia bisa memberikan ceramah kepada orang yang usianya lebih dewasa.
“Dari kecil memang suka membaca buku cerita, setiap malam menjelang tidur pasti disempatkan membaca buku. Walau hanya sekedar buku cerita-cerita pendek,” ungkap Luluk, ibu Qarin. (bersambung) – RIS ANDY KUSUMA

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/25/melihat-kehidupan-juara-pildacil-v-asal-pati-1-usia-11-tahun-sudah-banyak-tawaran-berdakwah/feed/ 0
Dana LUEP Macet Rp 362 juta http://indocarding.net/blog/2008/03/24/dana-luep-macet-rp-362-juta/ http://indocarding.net/blog/2008/03/24/dana-luep-macet-rp-362-juta/#comments Mon, 24 Mar 2008 14:54:55 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/24/dana-luep-macet-rp-362-juta/ PATI-Dana talangan pengadaan pangan tahun 2007, kini macet. Sampai saat ini, dana yang belum dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Pati mencapai Rp 362 juta. Kemacetan dana ini, menjadikan dana talangan pengadaan pangan 2008 terancam tidak cair.
Ubaidillah Wahab, Ketua Komisi B DRPD, kemarin meminta kepada lima Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (LUEP) yang mendapatkan dana talangan ini segera melunasinya. “Dana talangan tahun 2008 ini tidak bisa keluar, kalau dana talangan 2007 tidak lunas. Padahal, saat ini sudah memasuki masa panen dan tanam,” lanjut Ubaidillah.
Dana talangan 2007 ini mencapai 4,544 miliar. Namun, dana yang dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pati baru mencapai 4,182 miliar. Lembaga yang menerima dana bergulir ini sebanyak 42 LUEP, lima diantaranya belum sepenuhnya mengembalikan dana bergulir tersebut.
Ketua Komisi B memaparkan, lima LUEP yang mengalami tunggakan ini besarannya berbeda-beda. Kisaran tunggakan dana LUEP ini antara Rp 12 -100 juta. Dana bergulir ini diharapkan membantu pemerintah untuk membeli gabah dari petani.
“Adanya dana talangan ini diharapkan mampu membantu petani untuk menjaga harga gabah saat panen. Justru dana yang diharapkan saat harga gabah jatuh, namun tak kunjung cair karena permasalahan adanya tunggakan dari lima LUEP ini,” paparnya.
Untuk menarik dana ini, dia mengharapkan instansi terkait untuk memberikan batas waktu. Meski, pemkab telah tiga kali memberikan surat peringatan. Selain itu, upaya yang telah dilakukan dengan menagih secara langsung kepada LUEP yang bermasalah.
Jika, tidak segera dilaksanakan dana talangan LUEP tahun 2008 sebesar Rp 2 miliar ini tidak akan cair. Dana talangan ini sangat dibutuhkan petani, disaat harga gabah yang saat ini anjlok. “Seharusnya, pemkab melalui dinas terkait memberikan deadline pembayaran kekurangan dana LUEP,” tandasnya. (ris)

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/24/dana-luep-macet-rp-362-juta/feed/ 1
Demo Kadus Berakhir Ricuh http://indocarding.net/blog/2008/03/24/demo-kadus-berakhir-ricuh/ http://indocarding.net/blog/2008/03/24/demo-kadus-berakhir-ricuh/#comments Mon, 24 Mar 2008 14:47:12 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/24/demo-kadus-berakhir-ricuh/ PATI-Demontrasi warga di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Margoyoso, Senin (24/3) kemarin berakhir ricuh. Pasalnya, massa yang hadir sekitar 200 warga merasa tidak puas hasil kesepakatan antara wakil warga dengan perangkat desa.
Kericuhan ini memaksa aparat kepolisian mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan. Warga yang hadir saling baku hantam sesama warga dalam situsasi yang tidak terkendali. Setidaknya, dalam insiden ini sekitar dua warga yang diamankan aparat kepolisian.demo yang ricuh
Massa yang datang di luar balai desa merasa tidak puas atas kesepakatan yang diperoleh. Dimana antar perwakilan warga dengan perangkat desa tentang penyelesaian sertifikat tanah selama enam bulan. Rasa tidak puas ini, disebabkan pengurusan sertifikat tanah sudah lima tahun tak kunjung selesai.
Bambang Widarto, koordinator aksi ini menerangkan warga berdatangan ke balai desa setempat mempertanyakan Kadus I, Sudarto tentang permasalahan sertifikat tanah yang tak kunjung selesai. “Warga mengurus tanah dari tahun 2003 sampai sekarang tidak selesai-selesai, sebenarnya ini ada apa,” lanjut Bambang Widarto.
Dia mengatakan setidaknya ada sekitar 40 warga yang mengurus sertifikat tanah tidak selesai. Padahal, warga yang mengurus sertifikat ini sudah ada yang membayar berkisaran antara Rp 1-1,5 juta. Namun, sertifikat yang diharapkan warga belum terealisasi.
Selain itu masih ada persoalan lain, yakni permasalahan lelang bengkok desa dan biaya pemilihan kepala desa. Bambang menjelaskan bengkok desa jatah kepala desa dilelangkan oleh Sudarto yang saat itu menjabat pejabat sementara kepala desa. Sedangkan, kepala desa yang baru ini tidak mendapatkan jatah bengkok. Mengenai biaya pemilihan kepala desa (pilkades), imbuhnya diduga ada pengelembungan biaya. Pelaksanaan pilkades kemarin dalam rancangan biaya sebesar Rp 56 juta. Menurutnya dengan jumlah suara pemilih didesanya sekitar 4.000 pemilih hanya membutuhkan biaya kisaran antara Rp 30-40 juta.
Menanggapi permasalahan ini, Sudarto menjelaskan permasalahan sertifikat tanah masih terbentur permasalahan administrasi. “Ada sebagian warga yang mengurus sertifikat yang belum menulasi biaya. Selain itu, sengketa tanah yang disertifikatkan belum selesai,” tanggapan Sudarto saat menerima perwakilan warga.
Sedangkan, permasalahan lelang bengkok desa, Kadus I ini, bengkok kepala desa ada sekitar 10 hektar. Namun, yang dilelang hanya 7 hektar. Sisanya, diserahkan kepada kepala desa yang terpilih, Kunarto. Hasil lelang, lanjutnya digunakan untuk biaya pilkades dan gaji pejabat sementara selama terjadi kekosongan kepala desa. Sisanya, sebesar Rp 7,5 juta diserahkan kepada kepala desa yang baru.
Permasalahan sertifikat tanah yang sudah lima tahun terbelengkai, dia telah menandatangi surat pernyataan yang disertai dengan materai untuk menyelesaikan sertifikat tanah selama enam bulan. Catatan yang diberikannya, warga yang mengurus sertifikat tanah harus menlunasi biaya sertifikat tanah. (ris)

keterangan foto:
Demontrasi warga Desa Tanjung Rejo berlangsung ricuh

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/24/demo-kadus-berakhir-ricuh/feed/ 0
Pemuda Desa Ngarus dan Puri Menolak Penutupan Karaoke http://indocarding.net/blog/2008/03/24/pemuda-desa-ngarus-dan-puri-menolak-penutupan-karaoke/ http://indocarding.net/blog/2008/03/24/pemuda-desa-ngarus-dan-puri-menolak-penutupan-karaoke/#comments Mon, 24 Mar 2008 14:35:39 +0000 Administrator http://indocarding.net/blog/2008/03/24/pemuda-desa-ngarus-dan-puri-menolak-penutupan-karaoke/ PATI-Setelah warga meminta penutupan tempat hiburan karaoke di Plasa Puri. Senin (24/3) kemarin sekitar 80 orang pemuda yang mengaku dari Desa Ngarus dan Desa Puri, Kecamatan Pati meminta tempat hiburan malam ini tidak ditutup.tolak penutupan tempat karaoke
Alasan yang dikemukan perwakilan warga yang hadir di Kantor Satpol PP, Sus Apriyadi, warga Desa Ngarus, Kecamatan Pati, tempat karaoke ini merupakan sumber penghasilan mereka. Sebagian dari warga mengantungkan hidup dari tempat hiburan ini, mulai bekerja sebagai tukang parkir, pelayan, dan penjaga tempat karaoke.
Kedatangan sebagian warga Desa Ngarus dan Desa Puri ini diterima Kepala Kantor Satpol PP, Puji Priyono, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu (Kayandu), Asmaun, Kabag Humas, Edy Purnomo, dan Kasatintelkam AKP Jenda Pulung. Warga melalui perwakilannya ini menyampaikan keresahan yang dialaminya.
“Kami merasa keberatan dengan adanya penutupan tempat hiburan karaoke yang berada di Plasa Puri. Karena, tempat hiburan ini sebagai tempat matapencaharian kami sehari-hari,” uajr Sus Apriyadi.
Selain itu, penutupan tempat karaoke ini dikhawatirkan menjadikan konflik antara pengusaha karaoke dengan sebagian warga Desa Ngarus. Intinya, puluhan pemuda yang hadir ini merasa keberatan dengan rencana penutupan tempat hiburan malam.
Menanggapi persoalan ini, Kepala Kantor Satpol PP, Puji Priyono, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini masih mengkaji keberadaan tempat karaoke tersebut. Pertimbangan yang dilakukan tentang ketentuan perijinan dan kondisi tempat karaoke tersebut, keberadaannya akan menganggu ketentraman masyarakat.
“Untuk memutuskan kebijakan soal penutupan tempat karaoke, pemerintah perlu melakukan beberapa pertemuan lagi. Nanti akan diundang berbagai kelompok, termasuk para pemilik toko yang ada di sekitar pertokoan Puri,”terang Kepala Kantor Satpol PP. pengarahan Satpol PP
Sedangkan, Kasatintelkam Polres Pati, AKP Jenda Pulung meminta puluhan pemuda ini tidak berfikir untuk kepentingannya sendiri. Pemuda yang hadir diminta juga memahami situasi keberadaan tempat karaoke yang meresahkan masyarakat sekitarnya.“Kita juga harus melihat kepentingan orang lain, apakah keberadaan tempat karaoke di sekitar Puri dan Ngarus telah mengganggu warga lain atau tidak,”imbuhnya.
Selain itu, dia menyesalkan kedatangan para pemuda ini tidak memberitahukan kepada pihak kepolisian. Kasatintelkam mengatakan bisa membubarkan aksi yang dilakukan puluhan pemuda ini. Tetapi, dengan kebijaksanaan dengan pertimbangan penyampaian aspirasi, AKP Jenda Pulung bisa menerima warga yang datang ke Satpol PP untuk berdiskusi permasalahan tempat hiburan malam ini. (ris)

Keterangan Foto:
Perwakilan pemuda membacakan pernyataan menolak penutupan tempat karaoke.
Warga Desa Ngarus mendengarkan pengarahan dari Kepala Satpol PP.

]]>
http://indocarding.net/blog/2008/03/24/pemuda-desa-ngarus-dan-puri-menolak-penutupan-karaoke/feed/ 0